08 November 2018   14:53 WIB

BIMAKU DESA : PROYEK PERUBAHAN MENUJU TATA KELOLA KEUANGAN DESA YANG TERTIB, TRANSPARAN DAN AKUNTABEL DI WILAYAH KECAMATAN KRADENAN KABUPATEN BLORA

BIMAKU DESA : PROYEK PERUBAHAN MENUJU TATA KELOLA KEUANGAN DESA YANG TERTIB, TRANSPARAN DAN AKUNTABEL DI WILAYAH KECAMATAN KRADENAN KABUPATEN BLORA

BIMAKU DESA : PROYEK PERUBAHAN MENUJU TATA KELOLA KEUANGAN DESA YANG TERTIB, TRANSPARAN DAN AKUNTABEL DI WILAYAH KECAMATAN KRADENAN KABUPATEN BLORA

Bantuan keuangan kepada desa sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan kemandirian desa hampir selalu meningkat jumlahnya setiap tahun.  Bantuan keuangan yang besar bagi desa di satu sisi memberikan keuntungan bagi kemajuan desa namun di sisi lain menyimpan potensi penyimpangan. Fakta di lapangan masih banyaknya temuan atas pengelolaan keuangan desa oleh aparat pemeriksa fungsional menunjukkan ada kelemahan-kelemahan dalam tata kelola keuangan desa.

Kelemahan dalam tata kelola keuangan desa disebabkan oleh masih minimnya sumber daya manusia di desa, belum adanya SOP dan masih kurangnya pemahaman aparatur desa terhadap regulasi. Selain itu pola pembinaan, monitoring dan evaluasi oleh Tim dari Kecamatan belum bisa memberikan data yang mampu memetakan permasalahan di desa.

Berangkat dari hal di atas, kami mencoba menjembatani kelemahan-kelemahan tersebut dari area yang bisa kami intervensi, yaitu tugas pembinaan, monitoring dan evaluasi.

Untuk jangka pendek, penerapan Buku Instrumen Monitoring Administrasi dan Keuangan Desa “BIMAKU DESA”  sebagai BUKU PEGANGAN bagi Tim Kecamatan sangat bermanfaat dalam menghasilkan laporan hasil pembinaan yang bisa memetakan permasalahan pengelolaan keuangan di desa dan solusi atas permasalahannya.

Sedangkan jangka menengah dan panjang kami mencoba menghadirkan aplikasi “BIMAKU DESA” online agar informasi mengenai progress kegiatan di desa dapat lebih cepat sampai ke kecamatan.

BIMAKU DESA merupakan instrumen penilaian yang sebagian besar berupa  pertanyaan yang harus dijawab oleh desa untuk menilai pengelolaan kegiatan di desa dan terdiri dari 4 (empat) bagian, yaitu :

  1. Bagian kesatu, berisi monitoring terhadap dokumen yang harus dimiliki desa;
  2. Bagian kedua, berisi monitoring terhadap tata kelola pada tahap perencanaan desa;
  3. Bagian ketiga, berisi monitoring terhadap tata kelola pada tahap pelaksanaan kegiatan;
  4. Bagian keempat, berisi monitoring terhadap tata kelola pada tahap laporan pertanggungjawaban.

Penerapan BIMAKU DESA dalam tugas pembinaan dan monitoring tata kelola keuangan desa dilaksanakan untuk mengatasi kesenjangan /  gap, berupa bukti-bukti pelaksanaan kegiatan yang tidak bisa ditampilkan oleh Sistem Keuangan Desa online.

Selain itu dengan “BIMAKU DESA”, Laporan Hasil Monitoring bisa MEMETAKAN permasalahan krusial dan hambatan-hambatan di desa dalam tata kelola keuanganya. Laporan hasil pemetaan akan membantu stakeholder terkait di dalam pengambilan keputusan organisasi.

Akhirnya, dengan penerapaan Aplikasi BIMAKU DESA online ini, tujuan / goal mewujudkan tata kelola desa yang tertib, transaparan dan akuntabel di wilayah Kecamatan Kradenan dapat tercapai.

 

Kradenan,      Juli 2018.

 

SUWONO, S.IPem.


Info